kontributorWisata Lokal

The Hidden Paradise Karimun Jawa

319views

Apabila anda berada di Jawa dan ingin menikmati hal berbeda dari penat padat perkotaan silakan anda menyeberang sekitar 90km; dari Pelabuhan Kartini Jepara ke suatu kepulauan kecil. Maka anda akan sampai pada gugusan pulau kecil-kecil yang disebut The Hidden Paradise: Karimun Jawa.

 

Buletin Travel, Kepulauan Karimun Jawa Bahwa deretan visual suasana pantai, sunset, sunrise, snorkelling, diving, biota laut yang mempesona akan tampil otomatis dalam benak anda ketika mendengar kata: Karimun Jawa. Memang istimewa tapi bersiaplah meralat gambaran awal itu jika anda sudah pernah menginjakkan kaki — sekalipun itu baru menapakkan satu kaki– di pulau yang konon namanya diambil dari kata Kremun (samar-samar) tersebut. Sebab  perpaduan alam yang eksotis, kekayaan pulaunya, kejernihan air lautnya, kehidupan sosial budaya dan keseluruhannya yang dirasakan secara langsung akan tampak jauh lebih sempurna daripada bayangan anda sebelumnya.

 

Berangkat dari pengalaman tersebut  Tour Travel Revolution (Baca: TTR ) berkomitmen mengajak dan mengenalkan pesona kecantikan Karimun Jawa ke masyarakat Indonesia hingga mancanegara. TTR Pusat pun menunjuk perwakilan terdekat TTR Cabang Jepara untuk mengeksplorasi eksotisnya Karimun Jawa; tentu tidak lupa di setiap paket wisata TTR telah disertai edukasi seputar pentingnya tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam Karimun Jawa. Saat ini TTR Cabang Jepara telah memiliki beragam paket wisata destinasi Karimun Jawa; mulai paket backpacker hingga paket eksklusif. Sudah banyak pelancong yang piknik menikmati Surga yang Tersembunyi tersebut dengan menggunakan jasa dari TTR. Bahkan cabang-cabang TTR pun Selasa hingga Rabu (24/10/2017-25/10/2017) sempat menggunakan paket yang telah dicreate TTR Cabang Jepara untuk kegiatan intern. Dan, TTR Cabang Jepara sukses menjadi tuan rumah untuk cabang-cabang TTR dari berbagai kota Indonesia.

”Tahun ini (2017, Red) TTR mengadakan funwork dua hari di Karimunjawa. Kerja sambil berdarmawisata,” Jelas Manager TTR Cabang Jepara, Amir Fahmi.

 

Seluruh peserta bersama-sama berangkat dari kantor TTR Cabang Jepara yang berlokasi di Jalan Dr. Sutomo No. 10 Jepara menuju Pelabuhan Kartini Jepara. Dari pelabuhan menuju ke tempat funwork, seluruh staff TTR menggunakan Kapal Laut Express Bahari 9C. Dahulu untuk sampai ke Kepulauan Karimun Jawa membutuhkan waktu 4-5 jam. Beruntung pemerintah daerah tanggap akan potensi yang ada. Lalu pemerintah menyediakan beberapa moda transportasi laut; salah satunya Kapal Laut Express Bahari. Dengan adanya Kapal Laut Express Bahari ini jarak dari Pelabuhan Kartini ke Karimun Jawa dapat ditempuh hanya dengan rentang waktu 2 jam saja.

 

”Cukup efektif, menghemat waktu sehingga kami bisa maksimalkan untuk kegiatan funwork,” ucap Amir.

 

Selama perjalanan, di dek kapal, beberapa staff TTR menyempatkan diri menikmati hamparan saujana air. Laju kapal membelah lautan memberi sensasi tersendiri bagi mereka yang lebih terbiasa dengan aspal jalanan. Atmosfer ini seolah semakin sempurna dengan secangkir kopi dari kantin kapal, obrolan ringan dan pengabadian moment melalui kamera smartphone mereka. Terdengar lamat-lamat sebagian staff TTR mengisyaratkan kepada yang lain bahwa ada dua lumba-lumba berenang mendekati kapal. Sementara yang lain memilih saling bergurau renyah.

 

”Kira-kira berapa kita harus top up di system untuk membayar air sebanyak ini?” kelakar Ricky TTR Cabang Raffles Cibubur yang langsung disambut gerrr yang lain.

 

Keakraban membuat waktu tak terasa telah berlalu. Samar-samar beberapa pulau mulai tampak dari kejauhan. Penglihatan pulau ini menggantikan hampir 2 jam pemandangan air sejauh mata memandang. Kremun atau samar-samar. Begitulah kisah yang berkembang di masyarakat perihal awal mula penamaan Karimun Jawa. Biasanya jadwal kedatangan kapal masih memungkinkan para wisatawan untuk langsung menjelajah tempat-tempat terbaik di Karimun Jawa. Seperti acara funwork TTR, misalnya, Pulau Menjangan Besar dan Pulau Menjangan Kecil menjadi destinasi pertama sesampai team TTR menginjakkan kaki di Karimun Jawa.

 

” Piknik asik itu bisa berenang bersama hiu-hiu,” kata Amir.

Penangkaran hiu berada di Pulau Menjangan Besar. Pulau Menjangan Besar merupakan pulau terbesar kedua setelah Pulau Karimun Jawa. Untuk mencapainya hanya diperlukan waktu 15 menit menggunakan perahu wisata. Di penangkaran terdapat dua jenis hiu yang dikembangkan: hiu sirip hitam (Charcarinus melanopterus) dan hiu sirip putih (Charcarodon carsharias). Para wisatawan boleh masuk ke kolam untuk berfoto bersama hiu. Pemandu setempat akan mengikat ikan di tali senar kemudian menarik perhatian hiu mendekat dan didekatkan di sekeliling para wisatawan. Seru dan menegangkan. Jangan lupa atur waktu dengan seksama karena di tempat ini anda bisa mengeksplorasi dan mencari spot foto terbaik di setiap sudutnya.

Setelah cukup puas di Pulau Menjangan Besar lebih menyenangkan jika melanjutkan perjalanan ke surga snorkelling maupun diving di Jawa yakni di Pulau Menjangan Kecil. Pemilik kapal dan guide team TTR menyebut area snorkelling dan diving di Pulau Menjangan Kecil dengan sebutan Maer. Di Maer akan terlihat jelas beragam jenis terumbu karang dan ikan hias. Bahkan sudah bisa dilihat dari perahu sehingga menggoda siapa saja turun menikmati pemandangan underwater secara langsung. Perlu diketahui bahwa Spot Maer ini selalu menjadi agenda wajib para wisatawan Karimun Jawa.

 

Selain kegiatan snorkelling dan diving, menanti sunrise dan sunset juga menjadi bagian yang tidak boleh terlewatkan. Pantai yang menawan di Pulau Menjangan cocok dipertimbangkan untuk menanti terbit atau tenggelam matahari. Jika malam hari tentu alun-alun Karimun Jawa paling populer dipilih untuk bersantai, memburu buah tangan, dan mencicipi masakan khas Karimun Jawa.

 

”Jangan khawatir masih banyak pilihan wisata menarik di Karimun Jawa; seperti Pantai Tanjung Gelam, Bukit Love, Wisata Mangrove, dan banyak lagi.” Papar Amir di sela-sela kegiatan snorkelling.

 

Pria asli Jepara itu menambahkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bertamasya ke Karimun Jawa; diantaranya perhatikan cuaca, pelajari jadwal penyeberangan kapal laut, dan hindari berwisata seorang diri. Sebab, Solo Traveler atau wisata seorang diri akan semakin menambah beban biaya. Selain itu juga kurang menarik menikmati keindahan Karimun Jawa seorang diri.

 

”Tips yang tak kalah penting adalah memilih biro perjalanan yang terpercaya dan yang pasti wajib memahami daerah kultur setempat.” Kata Amir mengakhiri. (nGa)

Leave a Response